Tuesday, May 21, 2013

Tanya Kapan?

,





Kapan menanyakan waktu. Kapan yang entah apa itu bahkan terkadang kita belum bisa menyebutkan tepatnya kapan. Kapan bisa menjadi artikulasi kata yang menarik bila penempatannya benar. Tentu kapan yang sudah menunjukkan kepastian kapan terlaksana. Kapan juga banyak membuat orang-orang mendadak sensitive. Kapan yang tidak tepat dalam penyampaian sebuah kalimat. Hati-hati berkata kapan pada orang-orang tertentu, seperti saya ini.


Kapan-kapan lainnya akan terus terlontar, tinggal bagaimana menyikapinya. Saya sudah mulai terbiasa mendengar berbagai macam kata kapan. Dalam durasi waktu 24 jam ini, melalui selftalk, saya bertanya kapan saya akan bangun hingga berujung pertanyaan kapan saya nikah. Tidak tidak! Saya tidak menekankan untuk pertanyaan terakhir tadi, antara pertanyaan kapan bangun dan kapan nikah itulah saya berada. Kalau tidak ingat untuk apa saya ada di posisi ini sejauh ini pula, sudah habis saya dimakan kapan [waktu]. Saya tidak bisa menyebutkan secara spesifik kapan itu terjadi, tapi target harus tetap di raih. Apa jadinya manusia hidup gak punya target. Cuma jadi seonggok daging berjalan yang siap disembelih. Dan pertanyaan kapan itulah yang bisa jadi motivasi target cepat tercapai, supaya kata kapan tersebut berlanjut menjadi kapan-kapan lainnya.


Apalagi melihat orang-orang di sekitar sudah mencapai titik kapannya, tinggal berganti kapan yang lain. Saya ingin orang-orang mengganti kapan, atau paling tidak membuat sedikit variasi dengan kata kapan tersebut. Hati-hati berkata kapan, kalau bisa jangan dengan pertanyaan kapan, buatlah pernyataan dari kapan, yang menyenangkan.

Kapan lulus?


3 comments to “Tanya Kapan?”

  • May 21, 2013 at 3:37 PM
    Unknown says:

    Kapan pun yang penting hepi.. ikan sepat ikan gabus lebuh cepat lebih bagus..

    delete
  • This comment has been removed by the author.
    May 21, 2013 at 3:39 PM
    Unknown says:

    This comment has been removed by the author.

    delete
  • May 21, 2013 at 3:40 PM
    sintamooo says:

    orang-orang seperti kita ini harus menyegerakan 'kapan' nya ya, saesar :)

    delete